SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA LUBUKLINGGAU. KAMI MENERIMA SEGALA BENTUK PENGADUAN, KRITIK MAUPUN SARAN TERKAIT PELAYANAN PUBLIK YANG KAMI BERIKAN

Kamis, 06 Januari 2022

Lapas Lubuklinggau Ikuti Deklarasi Janji Kinerja, Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Penandatanganan Komitmen Zona Integritas Tahun 2022

 


Lubuklinggau - Bertempat di aula Lapas, Kalapas Kelas IIA Lubuklinggau (Ika Prihadi Nusantara) beserta jajaran mengikuti Deklarasi Janji Kinerja, Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Penandatanganan Komitmen Zona Integritas Tahun 2022 yang berpusat di Graha Pengayoman secara virtual melalui aplikasi zoom, Kamis (06/01).

Dalam arahanya Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Yasonna H. Laoly) mengatakan Untuk memastikan agar program-program K/L dan Prioritas Nasional terealisasi dengan baik sesuai target yang telah ditetapkan, maka hari ini kita melakukan kegiatan : 
- Deklarasi Janji Kinerja, bertujuan mengukuhkan komitmen seluruh Pegawai untuk bekerja sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
- Penandatanganan perjanjian kinerja, bertujuan sebagai alat kendali kinerja secara berjenjang guna memastikan seluruh sasaran dan target dapat tercapai dengan baik dan berkualitas.
- Penandatanganan komitmen zona integritas, bertujuan untuk mengimplementasikan 8 (delapan) area perubahan reformasi birokrasi dalam rangka menjaga dan merawat kinerja seluruh jajaran Kemenkumham dalam bingkai integritas, sehingga Indeks RB meningkat yang ditandai dengan kualitas kuantitas WBK/WBBM meningkat.

Pada kesempatan ini, dicanangkan juga “Tahun 2022 Sebagai Tahun Hak Cipta Nasional” sekaligus diluncurkan “Persetujuan Otomatis Pencatatan Hak Cipta (POP Hak Cipta / POPHC).” POPHC ini sebagai tindak lanjut kebijakan Bapak Presiden RI dalam rangka kebangkitan ekonomi nasional, disamping itu juga mendorong kemajuan llmu pengetahuan, seni, dan sastra di Indonesia sehingga sejajar dengan bangsa-bangsa di dunia.
Sejalan dengan hal tersebut, maka tema yang kita pilih pada tahun 2022 ini adalah “KITA TINGKATKAN KINERJA KEMENKUMHAM SEMAKIN PASTI DAN BERAKHLAK MENDUKUNG PROGRAM PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL (PEN) DAN REFORMASI STRUKTURAL”. Tema ini merujuk  agenda Perencanaan Pembangunan Nasional dan RKP Tahun 2022 yang di selaraskan dengan Tata Nilai Kemenkumham  “PASTI” dan core value ASN yang dilaunching Bapak Presiden “BerAKHLAK”. Melalui Deklarasi Janji Kinerja diharapkan menjadikan kita semua menjadi Insan Pengayoman yang semakin baik dari waktu ke waktu.


Yasonna H. Laoly juga menyampaikan sebelum menutup sambutannya bahwa di tahun ini Kita  mempunyai 8 (delapan) Sasaran Strategis (SS) dengan  21 ukuran keberhasilan yang diperjanjikan serta 126 Target Kinerja, yang merupakan turunan dari Perjanjian Kinerja, 87 target terdapat di tingkat pusat dan 39 target di wilayah.Target-target ini menjadi kewajiban dan tanggung jawab jajaran Kemenkumham.

Pimpinan Kementerian/Lembaga dan hadirin yang berbahagia,
Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya minta  kepada seluruh jajaran:
1. Sehat jasmani dan rohani melalui pola hidup sehat, disiplin menerapkan Prokes, intens olah raga, berfikir dan bertindak positif, yang paling utama serta tidak boleh terlupakan yaitu bermohon dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar senantiasa diberikan berkat dan perlindungan-Nya.
2. Laksanakan Janji Kinerja yang telah dideklarasikan bersama, capailah target kinerja yang telah ditentukan dengan baik dan tepat sasaran. Perencanaan yang baik didasari komitmen, konsistensi serta kerja keras tidak akan pernah menghianati hasil.
3. Pedomani kebijakan yang telah digariskan Presiden RI, kebijakan Saya selaku Menkumham serta Rencana Kerja yang ada, dengan memperhatikan output outcome, timeline-nya, patuhi rencana penyerapan anggaran dan realisasi hasilnya.
4. Para Pimti Madya beserta seluruh jajaran Kemenkumham diharapkan bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab, serta hasilnya dapat dipertanggungjawabkan dan tidak ada penyimpangan “Zero Mistake”.
5. Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif (PASTI) serta Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK) adalah Tata Nilai yang harus dipahami dan diimplementasikan dengan Langkah nyata di lapangan, bukan hanya sekedar jargon belaka.
6. Kesiapan menghadapi situasi kedaruratan (unpredictable) melalui penyusunan rencana dan langkah-langkah kontijensi dalam rangka antisipasi dan mitigasi terhadap faktor resiko pelaksanaan Tusi dan menyikapi perkembangan situasi terkini seperti bencana alam, perubahan cuaca ekstrim, peristiwa menonjol, dsbnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Atas Masukannya. Semoga Hari Anda Menyenangkan